Bawean Vacation 2011

Liburan bagi saya adalah saat free dari segala keterikatan rutinitas sehari-hari, refresh dan berkumpul bersama keluarga. Banyak tempat-tempat yang bisa menjadi pilihan tempat menghabiskan waktu liburan dan tahun ini kami, saya dan istri memutuskan untuk menghabiskan waktu liburan lebaran di Bawean (which is my wife was born there) .

Secara geografis diameter pulau Bawean kira-kira 12 kilometer dan jalan yang melingkari pulau ini kira-kira panjangnya 70km dan bisa ditempuh dalam waktu 1-2 jam.

Perjalanan dari Surabaya ke Bawean menghabiskan waktu kurang lebih 5-6 jam dengan menggunakan kapal express (ferry). Ombak cukup tenang dan alhamdulillah tidak ada masalah selama perjalanan. Saya pun lebih banyak menghabiskan waktu dengan membaca dan tiduran, sementara istri saya sibuk bersosialisasi dengan teman-teman lama yang kebetulan bertemu di kapal.

Kita baru tiba di pulau ini sore hari, udara segar & cuaca yang cerah menyambut hari pertama liburan kali ini.

Suasana di pulau ini sangat berbeda, kedekatan antar penduduk, ramah tamah dan kebersamaan menjadi hal pertama yang saya rasakan setiap kali berkunjung ke sana. Sesuai dengan gambaran abstrak di dalam buku Sosiologi karangan Ruman Sumadilaga seorang ahli Sosiologi “Talcot Parsons”

  • Afektifitas ada hubungannya dengan perasaan kasih sayang, cinta , kesetiaan dan kemesraan. Perwujudannya dalam sikap dan perbuatan tolong menolong, menyatakan simpati terhadap musibah yang diderita orang lain dan menolongnya tanpa pamrih.
  • Orientasi kolektif sifat ini merupakan konsekuensi dari Afektifitas, yaitu mereka mementingkan kebersamaan , tidak suka menonjolkan diri, tidak suka akan orang yang berbeda pendapat, intinya semua harus memperlihatkan keseragaman persamaan.
  • Partikularisme pada dasarnya adalah semua hal yang ada hubungannya dengan keberlakuan khusus untuk suatu tempat atau daerah tertentu. Perasaan subyektif, perasaan kebersamaan sesungguhnya yang hanya berlaku untuk kelompok tertentu saja. (lawannya Universalisme)
  • Askripsi yaitu berhubungan dengan mutu atau sifat khusus yang tidak diperoleh berdasarkan suatu usaha yang tidak disengaja, tetapi merupakan suatu keadaan yang sudah merupakan kebiasaan atau keturunan. (lawanya prestasi).
  •  Kekabaran (diffuseness). Sesuatu yang tidak jelas terutama dalam hubungan antara pribadi tanpa ketegasan yang dinyatakan eksplisit.

Saya dan istri tinggal di Bawean selama 6 hari dan sangat menikmati liburan ini, namun yang paling berkesan adalah saat kita memutuskan untuk mengunjungi pulau Gili & Noko. Menyelam untuk melihat terumbu karang & menikmati kehangatan pasir putih di pulau “kecil” tersebut benar-benar menghibur.

This slideshow requires JavaScript.

Terima kasih dan semoga dapat memberikan gambaran kepada rekan-rekan.

One thought on “Bawean Vacation 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s